Pertanyaan seperti ini cukup sering muncul, terutama bagi orang yang baru pertama kali mempertimbangkan mobil listrik.
Apalagi kalau mobil harus diparkir berurutan, sehingga sewaktu-waktu perlu didorong untuk mengeluarkan kendaraan lain. Di JAECOO J5 EV, kebutuhan tersebut sudah dipikirkan melalui fitur Easy Move Mode.
JAECOO J5 EV Bisa Parkir Paralel
JAECOO J5 EV dilengkapi Easy Move Mode yang memungkinkan kendaraan dipindahkan secara perlahan ketika diperlukan.
Dalam kondisi ini, mobil dapat didorong dengan kecepatan maksimum sekitar 5 km/jam. Fitur ini sangat membantu ketika J5 EV digunakan untuk parkir paralel dan kendaraan perlu digeser agar mobil lain dapat keluar.
Jadi, tidak perlu khawatir J5 EV akan menjadi sulit dipindahkan hanya karena menggunakan sistem penggerak listrik.
Apakah Ada Batas Waktu Parkir Paralel?
Tidak ada batas waktu khusus untuk parkir paralel.
Yang perlu dibedakan adalah parkir paralel dan meninggalkan kendaraan dalam waktu lama.
Parkir paralel berkaitan dengan posisi kendaraan dan penggunaan Easy Move Mode. Sementara ketika mobil ditinggal berhari-hari atau berbulan-bulan, yang perlu diperhatikan adalah kondisi baterai dan sistem kelistrikan kendaraan.
Nah, di sinilah teknologi mobil listrik mulai menarik.
Kalau Aki 12V Tidak Berkurang, JAECOO J5 EV Menggunakan Apa?
Ini salah satu pertanyaan yang paling sering muncul.
“Kalau mesin tidak menyala, listriknya dari mana?”
JAECOO J5 EV memiliki baterai utama bertegangan tinggi dengan kapasitas 60,9 kWh. Selain menjadi sumber tenaga motor listrik, baterai utama juga terhubung dengan sistem pengelolaan kelistrikan kendaraan.
Ketika kendaraan membutuhkan energi untuk sistem tegangan rendah, termasuk menjaga kondisi baterai 12V, energi dapat disuplai dari baterai utama melalui sistem kendaraan.
Jadi, bukan berarti aki 12V harus menanggung seluruh kebutuhan kelistrikan mobil sendirian ketika kendaraan sedang standby.
Berarti Baterai Utama Tetap Berkurang Saat Standby?
Ya, tetap ada konsumsi energi.
Meskipun JAECOO J5 EV sedang tidak digunakan untuk berkendara, beberapa sistem kendaraan tetap membutuhkan energi. Sistem keamanan, komunikasi, pengelolaan baterai, dan modul elektronik lainnya tetap dapat bekerja dalam kondisi tertentu.
Berdasarkan product knowledge JAECOO, konsumsi baterai saat kendaraan berada dalam kondisi standby dapat berada di kisaran 3% per bulan sebagai gambaran.
Jadi, kalau mobil tidak digunakan, baterai bukan berarti benar-benar berhenti berkurang. Hanya saja, konsumsi energinya relatif kecil dibandingkan kapasitas baterai utama.
Kalau dihitung, kira-kira berapa?
Dengan baterai 60,9 kWh, 3% setara dengan sekitar 1,83 kWh.
Sebagai gambaran:
- 1 bulan: ±3%
- 2 bulan: ±6%
- 3 bulan: ±9%
- 4 bulan: ±12%
- 6 bulan: ±18%
Angka tersebut merupakan perkiraan dan konsumsi aktual dapat berbeda tergantung kondisi kendaraan, suhu, konektivitas, kondisi baterai, serta sistem yang aktif.
Bagaimana Kalau J5 EV Ditinggal Selama Beberapa Bulan?
Nah, ini yang mungkin paling menarik bagi calon pemilik mobil listrik.
Misalnya Anda akan bepergian keluar kota selama tiga bulan dan sebelum berangkat baterai J5 EV berada di angka 80%.
Dengan gambaran konsumsi sekitar 3% per bulan:
80% → 77% → 74% → sekitar 71%
setelah kurang lebih tiga bulan.
Artinya, mobil listrik tidak otomatis kehabisan baterai hanya karena lama tidak digunakan.
Tetapi tetap ada satu hal penting: jangan meninggalkan kendaraan dalam kondisi baterai sangat rendah.
Sebelum meninggalkan mobil dalam waktu lama, pastikan kondisi baterai cukup dan kendaraan diparkir di tempat yang aman dan sesuai.
Jadi, JAECOO J5 EV Aman untuk Parkir Paralel?
Bisa.
JAECOO J5 EV memiliki Easy Move Mode untuk membantu kendaraan dipindahkan secara perlahan ketika diperlukan, dengan kecepatan maksimum sekitar 5 km/jam.
Dan untuk kekhawatiran mengenai aki 12V, J5 EV memiliki sistem pengelolaan energi yang memanfaatkan baterai tegangan tinggi sebagai sumber energi bagi sistem kelistrikan kendaraan.
Sementara ketika berada dalam kondisi standby, konsumsi baterai diperkirakan sekitar 3% per bulan berdasarkan product knowledge JAECOO.
Jadi, kalau Anda harus meninggalkan J5 EV selama beberapa minggu atau beberapa bulan, bukan berarti mobil akan langsung “mati” hanya karena tidak digunakan.
Yang penting adalah mempersiapkan kondisi kendaraan dengan benar sebelum ditinggalkan.
JAECOO J5 EV untuk Anda di Palembang
Buat Anda yang sedang mencari mobil listrik di Palembang, JAECOO J5 EV hadir sebagai SUV listrik dengan baterai 60,9 kWh, tenaga 210 PS, serta jarak tempuh hingga 461 km NEDC.
Selain teknologi listriknya, J5 EV juga dirancang untuk penggunaan sehari-hari, termasuk kebutuhan yang sederhana seperti parkir paralel.
Kalau Anda ingin mengetahui harga JAECOO J5 EV di Palembang, simulasi kredit, promo, atau jadwal test drive, silakan hubungi Alvan – Sales JAECOO Palembang.
JAECOO J5 EV — listrik untuk perjalanan sehari-hari, tanpa perlu dibuat rumit.


